Ketika aku meminta kepada Allah bunga segar, dia beri aku kaktus berduri. Aku pun meminta kepada-Nya hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu.
Aku sempat sedih, protes, dan kecewa. Betapa tidak adilnya ini.
Namun, kaktus itu berbunga sangat indah. Ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik.
Itulah jalan Allah, indah pada waktunya..
Allah tidak memberi yang kita harapkan, tapi dia memberi yang kita perlukan.
Kadang, kita sedih, kecewa, dan terluka. Tapi jauh di atas segalanya, Dia sedang merajut hal terbaik untuk kehidupan kita.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sahabat ituuu..
Bukan hanya saat senang tertawa bersama
Melainkan tertawa bersama saat susah
Nggak peduli teman kita salah
Nggak peduli meski yang dilakukan
Teman kita membuat kecewa
Sahabat akan tetap datang
Bukan hanya untuk membagi
Melainkan membantu
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku tak pernah berharap untuk menjadi yang terbaik dalam hidupmu. Aku juga tak pernah berharap menjadi seseorang yang selalu kau ingat dalam ingatanmu.
Namun, aku berharap, jangan kau pergi tinggalkan aku, jangan tinggalkan diriku sendiri.
Disini.. Tapi jika ini yang terbaik, aku pasrah..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Walaupun nanti Kakak akan pergi, aku tahu, sakit buatku. Karena bagiku, kakaklah segala-galannya dalam hidupku.
Aku tahu rasanya kehilangan. Tapi tidak bagiku, kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidupku. Seperti dirimu.
Kakak akan selalu kuingat. Dan, tak akan kulupakan saat kita masih bersama dulu.
Kakak akan selalu ada dalam ingatan dan hatiku..
Sahabatku..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Memory
Memory is a tape recorder
And there is one in every head
Telling everything we've ever seen
Or felt, or heard, or said
The word, remember, simply means
We're playin back a part
Of all that is been recorder there
And lives close to our heart
Sad thing, sweet thing,
Whatever it be,
The calling it back is a
Memory..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dulu, pernah ada kisah
Dulu, pernah ada canda
Namun kini, tiada lagi
Suka duka seperti dulu
Ku tak akan biarkan Kakak pergi, tinggalkanku, sendiri, menyepi. Tanpa seseorang sepertimu yang mampu buat hidupku seindah pelangi, secerah mentari.
Ku takan biarkan semuanya berlalu, kenangan terindah saat Kakak masih disini. Ku tak ingin Kakak pergi.
Walau semuany telah terjadi, ku tak ingin melupakanmu..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tuhan..
Beri aku tambahan waktu dari sisa waktu yang tidak dipergunakan orang lain..
Agar aku bisa kembali.. Memberi senyuman dan kebahagiaan..
Tuhan..
Bolehkan aku pinta?
Aku masih ingin disini,
Bersama mereka yang kucinta..
Tuhan..
Kalau boleh aku tahu, apakah ini semua keinginan-Mu?
Tapii, tak apa, Tuhan..
Aku mau kau berikan yang terbaik untuk keluargaku..
Tuhan..
Apapun nanti yang akan Engkau berikan kepadaku, aku rela..
Ini semua tanda cinta-Mu kepadaku..
Engaku berikan ini semua, karena Engkau sayang kepadaku..
Peluk aku Tuhan..
Jangan biarkan aku sendiri..
Ketika nanti tak ada yang menemani..
Aku mau, Engkau menyanyangi keluargaku, sahabat-sahabatku..
Kalau ini memang jalan-Mu, Tuhan..
Aku ikhlas..
Tapi biarkan aku disini dulu bersama mereka..
Tuhan..
Terima kasih atas kasih sayang-Mu..
Terima kasih atas cinta-Mu..
Terima kasih atas nikmat-Mu..
Yang Engkau berikan untukku.
Beri aku kekuatan Tuhan..
Walaupun hanya untuk tersenyum..
Pada dunia dan mereka sebelum Engkau peluk aku..
Dan bawa aku kembali ke sisi-Mu..
Dengan pangkuan hangat-Mu..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pagi ini buta. Tak menyiratkan kehidupan apa-apa kepadaku..
Aku lelah. harus kemana aku pergi?
Aku takut ketika nanti mata ini akan tertutup..
Aku bukan seseorang yang bisa memikul beban seberat yang kini Engkau berikan padaku..
Tuhan.. Aku juga bukan seorang psikolog atau seorang psikiater yang dapat memberikan solusi masalahku sendiri..
Aku hanya aku, Tuhan..
Yang sampai detik ini selalu memohon agar Engkau memberikan yang terbaik, bagi diriku dan keluargaku..
Biarkan diriku menikmati saat terindahku..
Walaupun nanti, aku akan tinggalkan semuanya..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku manusia yang kesepian..
Hatiku, hati yang penuh kehampaan tanpa isi tak ada yang mengisi..
Benci, tempat kulampiaskan sehingga semakin hampa, semakin jauh..
Bahagia yang kuharap..
Kapan kehampaan ini pergi? Aku tak bisa menjawabnya..
Hanya pada penantian aku berharap..
Penantian yang tak akan berakhir..
Tapi ini hanyalah harapan, bukan kenyataan..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku tahu, aku tak lagi dapat melihatmu..
Aku pun sadar, tak ada senyuman lagi untukku..
Satu lembar coretanmu adalah kenangan untukku..
Apakah kamu tahu ?
Betapa sakitnya diriku kehilangamu..
Karena kamu adalah matahariku satu-satunya..
Kamu membuatku bahagia..
Kala langit mendung..
Kamu takkan pernah tahu betapa diriku menyanyangimu..
Dan aku berharap, kamu tetap menungguku dan berjanji akan bertemu dengan ku disana..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Selamat membaca!! :D
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Selamat membaca!! :D